Ada Apa Dengan Marcus Rashford?

Marcus Rashford – Setelah tiga pekan berlalu, Manchester United bisa di katakan kini merasa cukup kesulitan di berlaga Premier League 2018/19. Di setiap pertandingan yang telah di lewati, MU hanya berhasil merebut satu kali kemenangan pada pertandingan pertamnya dan dua kekalahan di pertandingan selanjutnya. Hal tersebut pun menjadi awal yang sangat buruk untuk tim raksasa yang berjuluk Setan Merah itu.

Skuat MU dinilai sebagai masalah utama. Pelatih MU, Jose Mourinho tak bisa mendapatkan pemain yang dia inginkan di bursa transfer lalu. Dia kesulitan menemukan formula yang tepat, khususnya di barisan belakang.

Selain barisan bek, MU juga bermasalah di bagian penyerang. Marcus Rashford yang musim lalu moncer hingga kini masih kesulitan menemukan kembali performanya

Mantan pemain MU, Gary Neville menilai ada sesuatu yang salah pada Rashford. Dia mengaku menyukai Rashford, musim lalu permainan penyerang muda itu menarik perhatian. Meski demikian, saat ini Neville merasa ragu dengan performa Rashford.

“Saya akan jujur pada anda, Marcus Rashford belum tampil dengan baik di laga-laga yang sudah dia mainkan. Saya mencintai Rashford, tetapi ketika anda melihat performanya melawan Brighton, atau di laga lainnya, dia tak begitu hebat,” jelas Neville.

“Saya tak bisa diam saja dan mencoba objektif dan mengatakan bahwa setiap pemain MU yang dipilih Jose Mourinho tak layak bermain.”

Lebih lanjut, Neville pun menilai Anthony Martial dan Alexis Sanchez tak lebih baik dari Rashford. Ketiga pemain itu tampil di bawah standar dan tak memenuhi ekspektasinya.

“Martial? Tidak. Sejujurnya saya tak sering melihat dia bermain. Rashford tak memaksimalkan kesempatannya. Setiap kali Sanchez bermain saya tak bisa berpikir soal pemain yang saya lihat ini.

“Meski MU kesulitan di awal musim, Neville tetap menilai Mourinho layak menjadi pelatih MU hingga akhir kontraknya. MU tak bisa terus berganti-ganti pelatih.

“Dia (Mourinho) harus menghabiskan kontraknya dan terus melaju sampai akhir. MU tak bisa terus berganti pelatih, tak boleh melakukan itu. MU hanya perlu meyakini apa yang ada,” tutup dia.