ALASAN GRIEZMANN TOLAK MADRID, DIBEBERKAN GABI

Legenda Atletico Madrid Gabi menyebut Antoine Griezmann telah membuat keputusan yang tepat dengan menolak untuk gabung dengan Barcelona. Sebelumnya Barcelona yang begitu bernafsu mendatangkan Griezmann ke Camp Nou sudah di tolak mentah-mentah.

Musim panas kemarin, nama Griezmann sering muncul di kolom gosip transfer media-media Eropa. Sebab ada kabar ia bisa angkat kaki dari Atletico. Namun Pinangan Barcelona di tolak mentah-mentah oleh Griezmann lantaran ia masi betah bermain di Atletico Madrid.

Di sisi lain, pemain asal Prancis itu juga disebut diminati banyak klub. Namun klub yang kemudian paling santer disebut meminatinya adalah Barcelona. Dan tidak ada klub lain lagi yang begitu menginginkan Griezman, Walaupun ada pastinya akan langsung di tolak.

Kabar itu bahkan sepertinya akan menjadi kenyataan. Apalagi Lionel Messi sepertinya begitu menginginkan kehadirannya di Camp Nou dengan beberapa kali memberikan pujian kepadanya.

Setelah spekulasi selama berbulan-bulan, pada akhirnya masa depan Griezmann terjawab pada pertengahan Juni 2018 kemarin. Ia resmi memperpanjang masa baktinya bersama Atletico. Kontrak baru itu akan membuat Griezmann bertahan di Wanda Metropolitano setidaknya hingga tahun 2023 mendatang. Kontrak itu juga disebut membuatnya digaji setinggi langit.

Kabarnya gajinya lebih besar dari yang diterima Cristiano Ronaldo saat main di Real Madrid. Hal itu akhirnya membuat superstar asal Portugal itu merasa geram. Gabi sejatinya juga sempat merasa bingung dengan masa depan Griezmann. Namun ia akhirnya merasa lega karena koleganya itu memutuskan bertahan di Atletico.

“Saya memiliki keraguan, itu membingungkan,” bebernya pada AS.

“Ia mengatakan kepada saya: ‘Capi, saya bertahan.’ Tapi kemudian saya melihat [Gerard] Pique, yang berkata: ‘Ia memberi tahu kami bahwa ia akan datang’,” ujarnya.

“Pada akhirnya ia membuat keputusan yang tepat, mengatakan tidak pada Barca dan tetap bertahan. Ia tahu tidak ada tempat yang lebih baik daripada Atleti,” klaim Gabi.