JUAN MATA DIPULANGKAN MU KE VALENCIA?

Tak bisa membeli pemain baru, United punya rencana melepas sejumlah pemain. Salah satunya adalah Juan Mata. Nampak terlihat sepertinya Manchester United belum menutup peluangnya pada bursa transfer musim panas 2018 yang masih melihat peluang.

Posisi Juan Mata memang tidak cukup aman di United. Pemain asal Spanyol tersebut tengah memasuki periode yang krusial. Kontraknya bersama United kini berada pada tahun terakhirnya yang belum juga mendapatkan perpanjangan kontrak dari pihak Manegemen United.

Ada opsi bagi United untuk melepas pemain berusia 30 tahun tersebut ke Valencia. Tapi, United juga membuka pintu negosiasi dengan Mata jika punya keinginan untuk memperpanjang kontraknya. Tapi, opsi untuk melepas Mata jauh lebih besar daripada memberikan kontrak baru. Sebab, United punya pemain dengan stok yang cukup melimpah di lini tengah maupun gelandang serang.

Dikutip dari The Sun, United berencana untuk menjual Mata ke Valencia. Sebuah klub yang tidak asing lagi dengan karir Mata. Sebab, Mata pernah bermain untuk Valencia pada periode tahun 2007 hingga 2011 yang akhirnya pindah Ke Chelsea dan akhirnya berlabuh di Manchester United.

United ingin menjual Mata pada musim panas ini, dengan harapan bisa mendapat pemasukan meski tidak besar. Tapi, Los Che kabarnya hanya ingin membeli Mata dengan status bebas transfer, saat kontraknya habis.

Mata sendiri bergabung dengan United pada musim 2013/14 lalu, para era kepelatihan David Moyes. United membeli Mata dengan harga 44.7 juta euro dari Chelsea yang saat itu memberikan kontribusi yang baik untuk klub asal London tersebut.

Saat Jose Mourinho pertama kali datang ke United, Mata diprediksi jadi pemain pertama yang ditendang. Tapi, Mata mampu beradaptasi dengan permainan sang manajer. Bahkan, kini Mata bisa bermain di winger kanan, kiri dan di belakang penyerang.

Namun, menyusul matangnya pemain seperti Jese Lingrad, Marcus Rashford, Andreas Pereira hingga Paul Pogba, United berencana untuk melepas Mata. Diketahui usia mata yang sudah memasuki masa-masa penurunan performa dan munculnya generasi-generasi baru yang siap menggantikan perannya.