Masuk Grup Neraka, Radja Nainggolan: Tak Ada Tim Yang Tak Bisa Dikalahkan

Masuk Grup Neraka, Radja Nainggolan: Tak Ada Tim Yang Tak Bisa Dikalahkan – Inter Milan nampaknya harus berjuang lebih keras lagi dalam laga di Liga Champions. Mengapa demikian? Ya, Inter harus bersaing lebih keras lagi untuk mengalahkan tim-tim lainnya yang masuk dalam satu grup dengan mereka. Tetapi hal tersebut tidak mengendorkan semangat Radja Nainggolan dan menganggap semuanya bisa dikalahkan.

Hasil drawing fase grup Liga Champions yang digelar hari Kamis (30/8) kemarin menunjukkan bahwa Nerazzurri masuk ke dalam grup B. Mereka tergabung dengan klub raksasa lainnya seperti Barcelona, Tottenham dan juga PSV Eindhoven.

Banyak yang menganggap peluang Inter semakin menipis, sebab baik Tottenham maupun Barcelona tampil apik di musim kemarin. The Lilywhites sempat memberikan perlawanan ketat kepada Juventus di babak 16 besar, sedangkan Blaugrana mencapai perempat final.

Walaupun demikian, Radja Nainggolan yang berstatus sebagai penggawa anyar Inter tidak merasa takut dengan itu. Dengan pengalamannya membantu Roma mengalahkan Barcelona dulu, ia menganggap tidak ada tim yang tak bisa dikalahkan.

“Drawing Liga Champions? Pengalaman terakhir saya di kompetisi itu mengajarkan bahwa tidak ada tim yang tak bisa dikalahkan,” ujar Nainggolan, dikutip dari situs resmi klub.

“Kami harus bekerja dengan kemampuan terbaik dan menghadapi semuanya dengan kualitas yang dimiliki,” lanjutnya.

Nainggolan sedang berada di puncak optimisme, sebab dirinya baru saja mengantarkan Inter meraih kemenangan atas Bologna dalam laga lanjutan Serie A hari Sabtu (1/9) kemarin. Ia pun memberikan pujian atas respon rekan-rekannya.

“Kami butuh tiga poin, kami memberikan respon yang luar biasa hari ini setelah dua pertandingan,” tambahnya.

“Sekarang kami punya dua pekan untuk beristirahat dan September akan menjadi bulan yang berat di kalender,” tutupnya.

Sebagaimana yang diketahui, Nerazzurri meraih hasil buruk di dua partai sebelumnya. Mereka sempat menelan kekalahan atas Sassuolo dan hanya mendapatkan satu angka kala bertemu Torino di hadapan pendukungnya sendiri.