Morata Merasa Kesal Ditinggal Spanyol ke Piala Dunia

Morata Merasa Kesal Ditinggal Spanyol ke Piala Dunia – Alvaro Morata, penyerang andalan The Blues, Chelsea baru saja menjalani musim buruknya pada 2017/2018 silam. Menjadi salah satu pemain andalan, Morata sebenarnya mampu menunjukan performa terbaik di setiap pertandingan, bahkan ia sering mencetak gol di laga-laga awal bersama Chelsea.

Namun, Morata melakukan kesalahan besar dengan tak menjaga kondisi fisiknya. Dia menderita cedera panjang yang mengganggu perkembangannya di Chelsea, Morata lebih banyak menepi dan performanya kian menurun.

Nasib Morata kian memburuk saat dia tak dipanggil ke timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2018 lalu. Saat itu Spanyol masih ditangani Julen Lopetegui, keputusan mengabaikan Morata bisa diterima karena dia memang jarang bermain di paruh kedua musim. Morata mengakui pengalaman itu menyakitkan. Dia tak ingin hal yang sama terulang kembali.

Sepanjang kariernya, Morata mengakui musim lalu adalah momen terberat. Dia tak tampil di Piala Dunia dan hanya bisa menonton perjuangan rekan-rekannya melalui televisi.

“Baj*ng*n, bagaimana saya akan menjalani musim panas tanpa pergi ke Piala Dunia? Itu adalah momen yang sulit,” kata Morata dikutip dari fourfourtwo.

“Saya akan melakukan segalanya untuk pergi ke edisi berikutnya. Momen itu sulit karena saya berharap pergi.”

“Saya tak menyimpan dendam pada Lopetegui. Itu adalah opininya dan saya tak menjalani musim terbaik saya juga. Saya berharap dia melakukan yang terbaik dan bahkan sekarang saat dia di Real Madrid,” sambungnya.

Lebih lanjut, Morata bahkan mengaku sempat ingin kembali ke Italia atau Spanyol karena kariernya di Inggris menemui jalan buntu. Namun, kini dia sudah berubah, Morata sudah lebih dewasa dan siap menghadapi kenyataan.

“Ya, tentu saja saya mempertimbangkan untuk kembali ke Spanyol atau Italia. Namun anda tak selalu bisa kabur dari kenyataan. Saya meninggalkan Spanyol untuk pergi ke Piala Dunia dan saya justru tak pergi.”

“Tentu saja itu adalah momen terburuk saya. Ketika anda mulai bermain sepak bola dan melihat Piala Dunia di TV, itu adalah mimpi terbesar anda,” tandas Morata.