Mourinho: Juventus Punya Ambisi Di Liga Champions

Mourinho: Juventus Punya Ambisi Di Liga Champions – Jose Mourinho, Manajer Tim raksasa Liga Inggris, Manchester United menyatakan bahwa Juventus memiliki ambisi besar dan bakal berusaha semaksimal mungkin dalam ajang Liga Champions pada musim ini.

Manajer Tim Berjulukan Setan Merah itu juga yakin jika Juventus bertekad kuat untuk merebut gelar juara di kompetisi nomor satu klub-klub Eropa tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, Juventus sudah sempat dua kali mencapai babak final. Tapi mereka mengalami kekalahan di partai puncak. Juve kalah dari Barcelona pada 2015 dan Real Madrid pada 2017. Musim ini, Juve tergabung ke Grup H bersama Manchester United, Valencia, dan Young Boys. Mourinho meyakini bahwa Juventus akan tampil all out di eropa musim ini.

Mourinho melihat Juventus sudah secara terbuka menyatakan keinginan mereka untuk menjadi juara Liga Champions. Setelah mendatangkan Ronaldo, Juventus tak lagi menyembunyikan target mereka untuk menjadi juara Liga Champions.

“Juventus tidak bersembunyi lagi. Juventus selalu merupakan salah satu kandidat kuat juara Liga Champions, tapi investasi yang mereka lakukan kali ini membuktikan bahwa mereka ingin juara musim ini,” cetus Mourinho seperti dilansir Football Italia.

“Kami akan tetap berusaha untuk menang meski harus menghadapi tim besar. meski Cristiano Ronaldo juga masih merupakan pemain besar.”

Musim lalu Manchester United berhasil menjadi runner up Premier League, di belakang Manchester City. Namun United mengalami kesulitan di awal musim ini dan telah mengalami dua kekalahan.

“Kami ingin bermain seperti yang kami tunjukkan pada babak pertama melawan Tottenham. Dalam laga itu kami menunjukkan bahwa kami sangat kuat dan positif melawan lawan yang kuat. Kami tahu Spurs mengalami kesulitan, tapi dua kesalahan defensif dalam lima menit membuat kami kalah.”

“Untuk bisa bermain bagus secara ofensif, anda harus menunjukkan pertahanan yang bagus, semua tim seperti itu. Dengan pertahanan yang bagus, anda akan punya kepercayaan diri untuk mengambil resiko menyerang. Jika anda melakukan kesalahan di lini pertahanan, maka dinamika permainan anda akan rusak.”